<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bikun Baru, Reaksi Emosional Rektorat Jangka Pendek</title>
	<atom:link href="http://www.uigue.com/2009/02/bikun-baru-reaksi-emosional-rektorat-jangka-pendek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.uigue.com/2009/02/bikun-baru-reaksi-emosional-rektorat-jangka-pendek/</link>
	<description>yang asyik-asyik saja</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Aug 2009 02:08:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Valen</title>
		<link>http://www.uigue.com/2009/02/bikun-baru-reaksi-emosional-rektorat-jangka-pendek/comment-page-1/#comment-65</link>
		<dc:creator>Valen</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 13:49:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uigue.com/?p=42#comment-65</guid>
		<description>bikun makin top...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bikun makin top&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ully manthap</title>
		<link>http://www.uigue.com/2009/02/bikun-baru-reaksi-emosional-rektorat-jangka-pendek/comment-page-1/#comment-48</link>
		<dc:creator>ully manthap</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 16:57:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uigue.com/?p=42#comment-48</guid>
		<description>yang jelas rektor kita telah menelan ludahnya sendiri
dengan adanya bikun baru ini tentu polusi yang dihasilkan oleh keseluruhan bikun jelas bertambah
walupun mungkin baru tetap saja sebuah kendaraan bemotor mengahasilkan polusi yang jelas tidak baik
hal ini kontras sekali dengan pendapat beliau yang mengembar gemborkan jalur sepeda awal kepengurusannya...
demi mengurangi polusi maka akan disediaakn fasilitas untuk pejalan kaki
SEPEDA....
betapa tidak konsistennya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang jelas rektor kita telah menelan ludahnya sendiri<br />
dengan adanya bikun baru ini tentu polusi yang dihasilkan oleh keseluruhan bikun jelas bertambah<br />
walupun mungkin baru tetap saja sebuah kendaraan bemotor mengahasilkan polusi yang jelas tidak baik<br />
hal ini kontras sekali dengan pendapat beliau yang mengembar gemborkan jalur sepeda awal kepengurusannya&#8230;<br />
demi mengurangi polusi maka akan disediaakn fasilitas untuk pejalan kaki<br />
SEPEDA&#8230;.<br />
betapa tidak konsistennya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SAMAN UI</title>
		<link>http://www.uigue.com/2009/02/bikun-baru-reaksi-emosional-rektorat-jangka-pendek/comment-page-1/#comment-43</link>
		<dc:creator>SAMAN UI</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 04:57:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uigue.com/?p=42#comment-43</guid>
		<description>Manfaatkan fasilitas yang ada untuk menunjang pendidikan yang serba mahal ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Manfaatkan fasilitas yang ada untuk menunjang pendidikan yang serba mahal ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: izal</title>
		<link>http://www.uigue.com/2009/02/bikun-baru-reaksi-emosional-rektorat-jangka-pendek/comment-page-1/#comment-34</link>
		<dc:creator>izal</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 05:32:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uigue.com/?p=42#comment-34</guid>
		<description>saya tidak tahu percis dari mana alokasi biskunig. dalam tulisan ini hanya melihat segi kemungkinan yang terjadi. saya pikir kalo memang ada jaminan BOP kita gak kan nailk, lalu dari mana pendapatan untuk menutupi biaya operasinal bikun baru ini. kalo gak ada pndapatan signifikan, saya pikir adalah dengan menggonakan teknik otak-atik propori alokasi. silakan teman2 merenungi dalam forum diskusi ini.

selamat berdiskusi..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya tidak tahu percis dari mana alokasi biskunig. dalam tulisan ini hanya melihat segi kemungkinan yang terjadi. saya pikir kalo memang ada jaminan BOP kita gak kan nailk, lalu dari mana pendapatan untuk menutupi biaya operasinal bikun baru ini. kalo gak ada pndapatan signifikan, saya pikir adalah dengan menggonakan teknik otak-atik propori alokasi. silakan teman2 merenungi dalam forum diskusi ini.</p>
<p>selamat berdiskusi..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dhiratara</title>
		<link>http://www.uigue.com/2009/02/bikun-baru-reaksi-emosional-rektorat-jangka-pendek/comment-page-1/#comment-33</link>
		<dc:creator>Dhiratara</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 14:14:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uigue.com/?p=42#comment-33</guid>
		<description>Emang bikun baru ini akhirnya dibebankan ke biaya pendidikan, ya, Dzal? Kalo jawabannya &quot;Ya&quot;, tampaknya petinggi-petinggi rektorat perlu dijejalin ke otaknya buku &quot;Service Marketing&quot; karya Christopher Lovelock atau karya Valarie Zeithaml....

Bikun itu kan salah satu value-added unik yang ditawarkan UI, nah sebaiknya untuk meningkatkan customer loyalty (kalau dalam konteks ini customer loyalty berarti semua pihak, terutama mahasiswa tidak merasa terbebani dengan adanya bikun baru ini), gak usah dipungut biaya untuk itu... It&#039;s all about SERVICE...

BTW, dari hasil wawancara or investigasi yang loe peroleh dari pihak rektorat mengenai kebijakan bikun baru, rektorat mengadakan riset atau survei dulu gak sama mahasiswa??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Emang bikun baru ini akhirnya dibebankan ke biaya pendidikan, ya, Dzal? Kalo jawabannya &#8220;Ya&#8221;, tampaknya petinggi-petinggi rektorat perlu dijejalin ke otaknya buku &#8220;Service Marketing&#8221; karya Christopher Lovelock atau karya Valarie Zeithaml&#8230;.</p>
<p>Bikun itu kan salah satu value-added unik yang ditawarkan UI, nah sebaiknya untuk meningkatkan customer loyalty (kalau dalam konteks ini customer loyalty berarti semua pihak, terutama mahasiswa tidak merasa terbebani dengan adanya bikun baru ini), gak usah dipungut biaya untuk itu&#8230; It&#8217;s all about SERVICE&#8230;</p>
<p>BTW, dari hasil wawancara or investigasi yang loe peroleh dari pihak rektorat mengenai kebijakan bikun baru, rektorat mengadakan riset atau survei dulu gak sama mahasiswa??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: izal</title>
		<link>http://www.uigue.com/2009/02/bikun-baru-reaksi-emosional-rektorat-jangka-pendek/comment-page-1/#comment-28</link>
		<dc:creator>izal</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 02:43:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uigue.com/?p=42#comment-28</guid>
		<description>hahaha...

kalo mo dilihat enaknya, ya memang enak bikun baru ini. cuma kita kan gak bicara dalam tataran enak gak nya aja..saya menganalisa kalo untuk mewujudkan bikun yang dhiratara inginkan seperti sekarang ini, sepertinya bukan waktu yang tepat untuk saat ini. terlebih kita sudah benar2 harus membiayai sendiri dengan adanya UU BHP..

kalo gak kita yang ingetin, sapa lagi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hahaha&#8230;</p>
<p>kalo mo dilihat enaknya, ya memang enak bikun baru ini. cuma kita kan gak bicara dalam tataran enak gak nya aja..saya menganalisa kalo untuk mewujudkan bikun yang dhiratara inginkan seperti sekarang ini, sepertinya bukan waktu yang tepat untuk saat ini. terlebih kita sudah benar2 harus membiayai sendiri dengan adanya UU BHP..</p>
<p>kalo gak kita yang ingetin, sapa lagi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dhiratara</title>
		<link>http://www.uigue.com/2009/02/bikun-baru-reaksi-emosional-rektorat-jangka-pendek/comment-page-1/#comment-27</link>
		<dc:creator>Dhiratara</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 13:16:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uigue.com/?p=42#comment-27</guid>
		<description>Bikun baru ini baru satu-satunya kebijakan rektorat yang gw dukung, karena universitas yang pada dasarnya adalah &quot;menjual jasa&quot; pendidikan haruslah memberikan fasilitas kepada mahasiswa sebagai bentuk service-nya, ibaratnya universitas itu company dan mahasiswa adalah consumer...

UI itu sangat luas, udah seperti kota kecil menurut gw dan gak semua mahasiswa bawa kendaraan pribadi sehingga diperlukan sebuah transportasi umum, gratis, ya bikun ini....

Sayangnya armada bikun yang ada blom memadai, ditandai dengan ukuran bikun sendiri yang gak seragam, waktu tunggu yang angin-anginan dan lama, serta gw heran kenapa kalo bikun udah nyampe asrama, supirnya selalu istirahat mulu??

So, gw pikir kebijakan bikun baru ini gw harapkan dapat mengatasi gap dan keluhan-keluhan terutama memecahkan problem waktu tunggu yang lama dan kapasitas angkut</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bikun baru ini baru satu-satunya kebijakan rektorat yang gw dukung, karena universitas yang pada dasarnya adalah &#8220;menjual jasa&#8221; pendidikan haruslah memberikan fasilitas kepada mahasiswa sebagai bentuk service-nya, ibaratnya universitas itu company dan mahasiswa adalah consumer&#8230;</p>
<p>UI itu sangat luas, udah seperti kota kecil menurut gw dan gak semua mahasiswa bawa kendaraan pribadi sehingga diperlukan sebuah transportasi umum, gratis, ya bikun ini&#8230;.</p>
<p>Sayangnya armada bikun yang ada blom memadai, ditandai dengan ukuran bikun sendiri yang gak seragam, waktu tunggu yang angin-anginan dan lama, serta gw heran kenapa kalo bikun udah nyampe asrama, supirnya selalu istirahat mulu??</p>
<p>So, gw pikir kebijakan bikun baru ini gw harapkan dapat mengatasi gap dan keluhan-keluhan terutama memecahkan problem waktu tunggu yang lama dan kapasitas angkut</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
